Kamis, 10 September 2026 - 16:07 WIB
Dallas, VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pernah memintanya menunda serangan terhadap Iran, tetapi ia menolak permintaan tersebut.
“Scott, yang merupakan orang hebat di bidang keuangan, berkata, ‘Pak, apakah ada waktu lain kita bisa melakukannya, mungkin nanti, Pak? Menurut Anda, apakah kita bisa menunda sedikit hal ini, Pak?’” Trump mengutip permintaan Bessent saat berbicara dalam Konvensi Nasional Partai Republik, Rabu 9 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Trump mengatakan hal tersebut tidak mungkin dilakukan.
“Saya mengatakan tidak, karena jika kita tidak menyerang mereka sekarang, mereka akan memiliki senjata nuklir dalam waktu satu bulan,” kata Trump, tanpa menjelaskan secara spesifik serangan terhadap Iran yang dimaksudkan.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas pihak Iran dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di pihak lawan.
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan, tetapi tak lama kemudian permusuhan kembali terjadi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Konflik tersebut hingga kini belum terselesaikan dan permusuhan kembali berlangsung secara sporadis.
Namun, Washington memilih meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai upaya mengakhiri konflik dengan menciptakan tambahan beban finansial bagi Teheran. (Ant)
Potensi Banjir Bandang Seperti di Nepal Hantui AS
Potensi aliran sungai pegunungan yang destruktif, serupa dengan pemicu bencana di Nepal baru-baru ini, juga ditemukan berada di kawasan Gunung Rainier di Washington, AS
VIVA.co.id
10 September 2026

3 days ago
6













