Viral Pemilik Laptop Klaim RAM Diduga Berganti Usai Servis di Mangga Dua, Ini Kronologinya

6 days ago 2

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:04 WIB

VIVA – Kasus dugaan pergantian komponen laptop setelah servis menjadi perhatian di media sosial. Seorang pengguna Threads dengan akun @ahmadshidqi_, dikutip VIVA Kamis, 20 Agustus 2026 mengaku menemukan perbedaan pada RAM laptop miliknya setelah perangkat tersebut diperbaiki di sebuah toko kawasan Harco Mangga Dua, Jakarta.

Melalui unggahannya, pemilik laptop tersebut mengingatkan masyarakat agar lebih teliti ketika menyerahkan perangkat untuk diperbaiki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyarankan pelanggan melakukan pemeriksaan komponen sebelum dan sesudah servis, terutama jika laptop memiliki spesifikasi tertentu atau menggunakan komponen yang bernilai cukup tinggi.

"Untuk masyarakat yang mau memperbaiki atau service laptop-nya di daerah harco mangga dua harap berhati-hatikarena toko atau gerai yang bernama 'Platinum Notebook' telah mencuri RAM milik saya merek lexar 16gb menjadi merek micron 8 gb," tulis keterangan akun.

Laptop Mati Total Setelah Terkena Tumpahan Kopi

Menurut cerita yang dibagikan, masalah bermula ketika laptop miliknya mengalami mati total setelah terkena tumpahan kopi.

Laptop kemudian dibawa ke sebuah toko servis di kawasan Harco Mangga Dua untuk diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan teknisi yang disampaikan kepada pemilik, terdapat masalah pada bagian IC laptop. Biaya perbaikan yang disebutkan berada di kisaran Rp300 ribu.

Setelah proses perbaikan selesai, laptop diklaim kembali dapat menyala dan digunakan secara normal.

Karena sedang terburu-buru dan masih berada dalam jam kerja, pemilik mengaku tidak melakukan pemeriksaan secara menyeluruh ketika mengambil laptop.

Ia hanya melakukan pengecekan singkat sebelum meninggalkan lokasi servis.

Perbedaan RAM Baru Diketahui Keesokan Harinya

Permasalahan kemudian diketahui setelah pemilik kembali memeriksa spesifikasi laptop di rumah.

Ia menggunakan aplikasi seperti CPU-Z dan HWiNFO untuk melihat informasi perangkat keras yang terpasang.

Dari pemeriksaan tersebut, ia mengklaim menemukan perbedaan pada RAM.

Sebelum servis, laptop tersebut disebut menggunakan RAM Lexar berkapasitas 16 GB. Setelah servis, informasi yang ditemukan melalui perangkat lunak justru menunjukkan RAM Micron dengan kapasitas 8 GB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan tersebut kemudian membuat pemilik laptop mempertanyakan kondisi perangkat setelah menjalani perbaikan.

Ia menduga RAM yang sebelumnya terpasang telah diganti dengan komponen lain.

Halaman Selanjutnya

Pemilik Kembali ke Toko Servis

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |