Viral Ribuan Menu MBG di Bangkalan Berisi Uang Rp 50 Ribu

3 weeks ago 10

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:20 WIB

Bangkalan, VIVA – Sebuah kejadian tak terduga di Kabupaten Bangkalan viral di media sosial. Kejadian itu terkait dengan ribuan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan ternyata disertai uang tunai senilai Rp50 ribu di dalam setiap ompreng.

Peristiwa tak lazim ini sontak membuat para guru dan murid kaget. Dalam rekaman video yang viral di media sosial, tampak para siswa tersenyum lebar ketika membuka kotak Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi hidangan sekaligus uang tunai Rp50 ribu. Kejadian tersebut berlangsung di SPPG Desa Pengeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa yang berlangsung di SDN Pangeleyan ini pun membuat para murid gembira, karena untuk pertama kalinya mereka menerima paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disertai uang senilai puluhan ribu rupiah.

"Biasanya tidak ada (uang) isinya, uangnya saya taruh di kantong. Senang sekali, buat ditabung," kata siswa kelas VI, Ulfaira Nur Afifah dikutip dari laman Tvonenews.com, Jumat 13 Februari 2026. 

Sementara itu, Kepala Desa Pangeleyan Zaiqhulhak Alfarizi yang juga wali murid sangat mengapresiasi terhadap mitra SPPG Pangeleyan yang telah memberikan kejutan terhadap anaknya, serta warga di desa setempat. 

Uang Sedekah untuk Siswa Penerima Manfaat

Setelah ditelusuri, uang tunai tersebut memang dibagikan kepada setiap siswa penerima manfaat. Program ini merupakan sedekah pribadi dari mitra MBG bernama H. Khairul Umam, yang akrab disapa Haji Her, warga Kabupaten Pamekasan, Madura. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak SPPG Pangeleyan.

Jumlah penerima bantuan mencapai lebih dari 1.800 siswa yang tersebar di 19 sekolah, mulai dari jenjang PAUD, SD, MI, SMP, MTs, hingga SMA dan SMK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk sedekah bagi siswa agar lebih semangat dan merasakan kebahagiaan juga. Tidak ada unsur apapun hanya Haji Her mau berbagi saja kepada siswa penerima manfaat," ungkap Ali di dapur SPPG Pangeleyan. 

Tak hanya itu saja, SPPG Pangeleyan, juga diketahui melakukan terobosan lainnya. Disebutkan bahwa keuntungan dari SPPG akan disisihkan untuk membangun rumah tidak layak huni.  Hal ini dibenarkan oleh Kades Pangeleyan. 

Halaman Selanjutnya

Kades Pangeleyan, menyebut Haji Her yang mengoperasikan SPPG Pangeleyan tidak akan mengambil keuntungan dari beroperasinya dapur SPPG Pangeleyan.  

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |