Wajah Jerawatan saat Puasa, Normalkah?

5 days ago 3

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:00 WIB

Jakarta, VIVA – Munculnya jerawat pada wajah selama menjalani ibadah puasa kerap menjadi keluhan yang dialami sebagian orang. Kondisi ini sering kali membuat khawatir karena kulit yang sebelumnya relatif bersih tiba-tiba mengalami peradangan atau munculnya jerawat. 

Namun, secara medis kondisi tersebut sebenarnya cukup wajar, terutama pada minggu-minggu awal masa puasa ketika tubuh masih beradaptasi dengan perubahan pola makan dan pola hidrasi. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama berpuasa, tubuh mengalami perubahan jadwal asupan cairan dan makanan. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi dengan baik, kulit bisa mengalami dehidrasi yang berdampak pada berbagai masalah kulit, termasuk jerawat. Kondisi ini juga berkaitan erat dengan fungsi pelindung alami kulit atau skin barrier.

"Keluhan jerawat sering banget pada fase di minggu awal puasa, atau bahkan mungkin pertengahan, minggu kedua. Betul sekali, karena hidrasi yang kurang. Sebetulnya hidrasi yang kurang itu akan berpengaruh terkait dengan skin barrier-nya. Skin barrier itu kan juga selain menyebabkan kulit jadi kering, dia juga akan berpengaruh terhadap skin microbiome," jelas Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE, dalam acara Hydra Boost Your Glow 10 out of 10, di Jakarta, Kamis 5 Maret 2026.

Skin barrier merupakan lapisan pelindung yang berfungsi menjaga kelembapan kulit sekaligus melindungi kulit dari berbagai faktor eksternal seperti bakteri, polusi, dan iritasi. Ketika hidrasi tubuh berkurang, lapisan ini dapat terganggu sehingga membuat kulit lebih rentan mengalami masalah.

Gangguan tersebut juga berhubungan dengan keseimbangan mikroorganisme alami yang hidup di permukaan kulit atau dikenal sebagai skin microbiome. Jika keseimbangannya terganggu, berbagai masalah kulit dapat muncul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Skin microbiome yang tidak balance atau kita sebut sebagai dysbiosis skin microbiome dan dia juga akan memudahkan untuk terjadinya salah satunya adalah acne yaitu penyakit kulit yang inflamasi. Sebenarnya tidak cuma acne, bisa yang lain yang dasarnya inflamasi," katanya.

Selain hidrasi, pola makan selama puasa juga memegang peranan penting terhadap kesehatan kulit. Konsumsi makanan dengan kandungan garam dan gula yang terlalu tinggi dapat memperburuk kondisi kulit karena dapat memicu dehidrasi pada sel-sel kulit. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi saat berbuka maupun sahur.

Halaman Selanjutnya

"Jadi pastikan asupan keairannya sesuai, minimum air bisa diatur ya dari berbuka sampai nanti sahur, Terus asupan nutrisinya makanannya, dietnya," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |