Wajah Taksi di Bandung Mulai Berubah

3 weeks ago 8

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:52 WIB

Bandung, VIVA – Kehadiran taksi di Kota Bandung sudah menjadi bagian dari perjalanan transportasi perkotaan sejak puluhan tahun lalu. Dari armada sedan konvensional yang mangkal di hotel dan stasiun, layanan ini terus beradaptasi mengikuti perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Seiring berkembangnya kota, wajah taksi di Bandung pun ikut berubah, baik dari sisi layanan maupun jenis kendaraan yang digunakan. Kini, perubahan itu kembali terlihat dengan mulai hadirnya armada taksi listrik yang beroperasi di sejumlah titik kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bluebird Group menghadirkan 50 unit taksi listrik e-Bluebird untuk melayani mobilitas masyarakat Bandung. Kehadiran armada baru ini mulai terasa menjelang Ramadan dan Lebaran, saat aktivitas perjalanan masyarakat biasanya meningkat.

Bandung dikenal sebagai kota dengan karakter mobilitas yang dekat dengan aktivitas sosial, mulai dari pertemuan di pusat kuliner hingga kunjungan ke ruang publik. Pada periode Ramadan, pergerakan warga juga cenderung meningkat karena adanya agenda berbuka puasa bersama hingga silaturahmi keluarga.

Ken Edithya, General Manager Bluebird Group Bandung, menyebutkan bahwa kehadiran armada listrik menjadi bagian dari upaya mengikuti perubahan kebutuhan mobilitas di kota ini.

“Kami ingin menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin dinamis, khususnya dalam mendukung pengalaman mobilitas masyarakat Bandung yang lebih tenang selama bulan Ramadan, tanpa khawatir soal kemacetan dan parkir yang terbatas,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Jumat 13 Februari 2026.

Armada taksi listrik ini dapat dijumpai di sejumlah lokasi strategis seperti Stasiun Bandung, Stasiun KCJB Padalarang, Tegalluar, hingga pusat perbelanjaan. Selain menunggu di pangkalan, masyarakat juga bisa memesan kendaraan melalui aplikasi maupun call center.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan dari taksi konvensional menuju kendaraan listrik menjadi salah satu tanda bahwa layanan transportasi terus beradaptasi. Selain memberikan pengalaman berbeda, penggunaan kendaraan listrik juga dinilai lebih efisien untuk operasional di kawasan perkotaan.

Pemerintah daerah pun menyambut hadirnya armada ini sebagai bagian dari pengembangan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Kehadiran kendaraan listrik di sektor taksi dinilai dapat mendorong terbentuknya ekosistem mobilitas baru secara bertahap.

Halaman Selanjutnya

“Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri transportasi penting untuk membangun ekosistem kendaraan listrik secara bertahap dan terukur, menghadirkan layanan transportasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," kata Agus Didik Suseno, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |