Warga Mengungsi Pascagempa NTT, Polisi Patroli Rumah Kosong Cegah Penjarahan

5 hours ago 1

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Kupang, VIVA - Aparat kepolisian di lokasi bencana gempa NTT, melakukan patroli rutin di rumah-rumah warga. Hal itu guna mengantisipasi penjarahan dan pencurian pascagempa.

“Di tengah banyaknya warga yang mengungsi Polda NTT juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan di permukiman yang ditinggalkan,” kata Kapolda NTT, Inspektur Jenderal Polisi Rudi Darmoko, Senin, 17 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun hal ini disampaikan berkaitan dengan upaya pencegahan gangguan kamtibmas di tengah bencana alam gempa bumi di sejumlah kabupaten di NTT.

Kata dia, jajaran Polres telah diperintahkan meningkatkan patroli di kawasan permukiman kosong, guna memastikan rumah dan aset masyarakat tetap aman selama masa tanggap darurat.

“Kita tidak ingin ada yang memanfaatkan bencana seperti ini dengan melakukan hal-hal yang justru merugikan korban gempa,” tuturnyanya.

Masyarakat pun diminta tak melakukan hal-hal melanggar hukum di tengah bencana alam yang terjadi di daerah itu. Sementara itu terkait jumlah pengungsi berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD tercatat mencapai 7.670 pengungsi yang tersebar di 38 yang tersebar di tujuh kabupaten di pulau Flores.

Polda NTT, lanjutnya, memberi perhatian khusus terhadap pengungsi mandiri yang masih berada di lokasi dengan fasilitas terbatas. Kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih dan obat-obatan menjadi prioritas distribusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mabes Polri juga menyiapkan tenda, selimut dan kasur untuk membantu pengungsi mandiri yang belum memiliki tempat perlindungan yang layak,” katanya.

Penentuan lokasi pengungsian sementara maupun lokasi yang dapat digunakan dalam jangka lebih panjang akan dikoordinasikan bersama BPBD dan pemerintah daerah. (Ant)

Petugas memantau kedatangan pesawat udara dari menara Pemandu Lalu Lintas Udara (ATC)  Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau AirNav (Ilustrasi).

Sejumlah Tower Retak, AirNav Pastikan Navigasi Penerbangan Aman Pascagempa M7,7 yang Guncang NTT

Seluruh layanan navigasi penerbangan dipasrioan tetap berjalan secara optimal di tengah dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

img_title

VIVA.co.id

17 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |