Yuna Masih Aktif Pagi Hari, Malamnya Anak Gajah Ini Mati Diduga Kena Virus Mematikan

3 hours ago 2

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Jakarta, VIVA - Seekor anak gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) bernama Yuna mati di Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Aceh. Penyebabnya diduga karena Elephant Endotheliotropic Herpesvirus (EEHV).

Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Aceh Ujang Wisnu Barata menyebut Yuna, gajah anakan betina berusia di bawah tiga tahun dari induk Gajah Suci, menghembuskan nafas terakhir Selasa, 11 Agustus 2026, malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisi Yuna drop sangat cepat, yang berdasarkan diagnosa awal dipicu oleh serangan virus mematikan bagi anak gajah. Secara makroskopis, gejalanya terlihat dari pembengkakan wajah, mata merah, dan mukosa lidah kebiruan, serta perubahan mikroskopis berupa pendarahan (hemoragik) pada organ pencernaan dalam. Untuk mempertegas penyebab pasti berpulangnya Yuna, kami telah mengambil sampel organ guna pengujian laboratorium lebih lanjut," tutur dia, Jumat, 14 Agustus 2026.

Dari diagnosa awal, berpulangnya Yuna diduga kuat akibat serangan EEHV, jenis virus mematikan yang sangat rentan menyerang anak gajah.

Kesehatan Yuna memburuk dalam waktu yang cepat. Pada Selasa pagi hingga siang hari, Yuna masih terpantau aktif beraktivitas biasa. Namun, kondisi tak biasa baru nampak pukul 16.00 WIB, saat mahout atau pawang gajah mendapati Yuna dalam keadaan lemas, mata bengkak dan merah, wajah membengkak, serta lidah pucat membiru.

Kemudian, tim dokter hewan BKSDA Aceh dibantu mahout memberi tindakan medis darurat berupa pemberian cairan infus dan multivitamin.

Tapi, kondisi kesehatan Yuna terus menurun drastis sampai terjatuh lemas dan nyawanya tidak tertolong pada pukul 20.48 WIB. Tim medis kemudian langsung melakukan prosedur nekropsi hingga proses pemakaman selesai pada pukul 00.30 WIB dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum kejadian, kondisi kesehatan Yuna berada dalam pemantauan rutin harian dan evaluasi berkala per tiga bulan. Hasil pemeriksaan medis terakhir pada Juni 2026 menunjukkan Yuna dalam keadaan sehat dengan nilai Body Condition Index Score (BCIS) 5,5, dengan skala ideal gajah jinak 5-7. Dalam dua hari sebelum peristiwa itu tidak ditemukan indikasi gejala sakit maupun penurunan kondisi fisik.

Ujang menjelaskan bahwa gajah-gajah binaan BKSDA Aceh di PLG Saree, CRU Peusangan, maupun CRU Trumon selalu mendapatkan pemeriksaan rutin harian dan pemeriksaan kesehatan umum berkala.

Halaman Selanjutnya

EEHV merupakan virus herpes khusus yang menginfeksi gajah, terutama anak gajah berumur di bawah 14 tahun. Virus itu merusak lapisan dalam pembuluh darah (endotheliu), menyebabkan kebocoran darah dan cairan tubuh ke organ dalam yang memicu syok fatal serta kematian mendadak dalam kurun waktu 24–48 jam, dengan tingkat kematian mencapai 80 persen.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |