Jakarta, VIVA – Lima hari pasca Idul Fitri berat badan sudah mulai kembali atau bahkan cenderung naik drastis? Padahal seharusnya momen puasa Ramadhan dan lebaran adalah momen untuk bisa menurunkan berat badan. Sebab selama berpuasa 30 hari lamanya, pola makan kita berubah dari 3 kali sehari menjadi 2 kali sehari. Artinya dengan pola makan tersebut kemungkinan kalori yang masuk berkurang dari biasanya.
Namun sayangnya di momen lebaran terkadang kita kalap untuk menyantap menu makanan yang tersaji di meja makan. Momen lebaran dijadikan sebagai ajang penghargaan untuk bisa makan bebas usai berpuasa sebulan penuh. Kadang reward yang kita berikan terhadap tubuh saat lebaran itu bisa berujung 'kebablasan' alhasil berat badan pun meningkat lantaran konsumsi aneka menu makanan berlemak selama lebaran. Scroll lebih lanjut.
Lantas bagaimana caranya untuk bisa kembali ke berat badan ideal seperti saat Ramadan atau sebelum Ramadan? Berikut ini lima cara siasat menurunkan berat badan yang mudah, cepat dan murah seperti dilansir dari laman Times of India.
1. Terapi air
Ini mungkin terdengar seperti jawaban yang paling klasik. Namun ternyata konsumsi air harian kita masih banyak yang kurang loh. Konsumsi air sendiri juga bisa membantu proses penurunan berat badan. Sebab mengonsumsi dua gelas air sebelum Anda makan dapat mengurangi asupan makanan dan juga mengurangi keinginan makan. Terlebih lagi, ketika tubuh Anda terhidrasi, pengeluaran energi Anda saat istirahat meningkat yang berarti Anda membakar kalori lebih cepat.
2. Berlatih makan perlahan
Hal ini penting terutama jika Anda menyantap hidangan lezat yang mengandung banyak minyak dan gula selama perayaan Idul Fitri. Berusahalah untuk menahan diri dan makan perlahan. Hal ini akan membantu Anda mengenali sinyal tubuh saat Anda mulai merasa kenyang. Perhatikan sinyal-sinyal ini dan jangan makan berlebihan saat Anda merasa kenyang.
3. Kendalikan porsi makan
Ilustrasi diet makanan untuk menjaga kesehatan hati.
Setelah berpuasa selama sebulan, tubuh Anda beradaptasi dengan jadwal puasa. Jika sebelumnya selama Ramadhan lebih banyak menyantap makanan yang tinggi garam dan lemak, kini Anda harus mengubahnya. Anda bisa mulai mengonsumsi makanan dalam porsi yang lebih kecil dan mengurangi jeda antar waktu makan. Jika Anda ingin menjaga berat badan, mulailah mengonsumsi buah dan sayuran segar sebelum menyantap makanan berkalori tinggi.
4. Mulailah berjalan kaki selama 30 menit setiap hari
Selain memperhatikan apa yang Anda makan, penting juga untuk bergerak. Mungkin agak sulit jika langsung melakukan aktivitas fisik berat. Namun jangan khawatir, Anda bisa memulai dengan berjalan kaki selama tiga puluh menit setiap hari yang ternyata bermanfaat untuk menjaga berat badan. Anda juga dapat mengikuti rutinitas 'berjalan sambil berbicara' untuk tetap aktif sepanjang hari. Setelah itu, Anda dapat secara bertahap memasukkan latihan kardio seperti berlari dan lompat tali ke dalam rutinitas olahraga Anda.
5. Pantau siklus tidur
Ilustrasi orang tidur.
Photo :
- www.istockphoto.com
Perlu diakui bahwa selama Ramadhan siklus tidur kita terganggu lantaran tidur lebih malam dan bangun lebih awal untuk sahur. Maka setelah Ramadhan usai mulailah perbaiki Kembali siklus tidur Anda.
Tidak banyak orang yang mengetahui hal ini, tetapi jika porsi tidur kurang ternyata dapat memengaruhi perjalanan penurunan berat badan. Berbagai penelitian telah mengaitkan kebiasaan tidur yang buruk dengan peningkatan obesitas pada anak-anak dan orang dewasa. Jadi, pastikan Anda tidur tepat waktu setiap malam dan matikan perangkat elektronik Anda satu jam sebelum tidur.
Halaman Selanjutnya
Hal ini penting terutama jika Anda menyantap hidangan lezat yang mengandung banyak minyak dan gula selama perayaan Idul Fitri. Berusahalah untuk menahan diri dan makan perlahan. Hal ini akan membantu Anda mengenali sinyal tubuh saat Anda mulai merasa kenyang. Perhatikan sinyal-sinyal ini dan jangan makan berlebihan saat Anda merasa kenyang.