Jakarta, VIVA – Chintya Gabriella, nama yang sebelumnya dikenal luas berkat penampilannya dalam menyanyikan ulang berbagai lagu populer di media sosial, kini mulai menegaskan eksistensinya sebagai musisi dengan karya ciptaan sendiri. Sosok penyanyi muda ini memulai perjalanannya dari kegiatan sederhana yang dilakukan oleh saudaranya, yakni mengunggah video cover lagu ke platform daring pada periode 2013 hingga 2015.
Sejak tahun 2017, Chintya mulai secara konsisten membagikan konten bermusik melalui akun Instagram pribadinya. Perjalanan tersebut akhirnya membawanya pada pencapaian penting saat ia merilis singel perdana bertajuk Percaya Aku pada tahun 2019. Scroll lebih lanjut ya.
Langkah awal Chintya di dunia tarik suara dilalui dengan penuh dukungan dari orang-orang terdekat. Ia mengisahkan bahwa dorongan untuk lebih serius dalam menggarap cover lagu muncul berkat sambutan yang hangat dari lingkungan sekitar.
“Karena banyak respon positif dan juga dukungan dari keluarga dan teman-teman, jadi lebih serius lagi untuk bikin cover pada saat itu,” ujarnya.
Suasana yang mendukung tersebut menjadi fondasi kuat baginya untuk terus mengasah kemampuan dan mengeksplorasi potensi bermusik yang dimiliki. Perjalanan Chintya mengalami titik balik signifikan saat ia memutuskan untuk melangkah lebih jauh dengan menciptakan lagu orisinal.
Keputusan tersebut muncul dari keinginan untuk keluar dari zona nyaman sebagai penyanyi cover dan bertransformasi menjadi musisi yang utuh. Pertemuan dengan musisi Manji menjadi momentum penting yang mendorongnya menapaki jalur profesional sebagai penyanyi dengan identitas musikal yang lebih personal.
“Sebenarnya mungkin dari segi musisi, pasti pengen banget punya karya orisinal, dan saat itu memang aku bertemu dengan salah satu musisi, yaitu Manji, yang menginginkan aku untuk mempunyai karya orisinal sebagai penyanyi di dalam industri musik,” terang Chintya.
Chintya Gabriella
Photo :
- IG @chintyagabriella
Tak hanya aktif di media sosial dan berkarya secara independen, Chintya juga pernah mengikuti ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Pengalaman tersebut memperkaya wawasannya dalam memahami dinamika industri musik. Menurutnya, kompetisi tersebut membuka matanya terhadap pentingnya karakter, mentalitas, serta cara menyampaikan pesan lagu secara emosional.
“Di Idol kemarin, aku belajar bahwa banyak orang juga yang berjuang dan punya ciri khas serta mental masing-masing. Di situ aku baru sadar bahwa industri musik itu bukan hanya soal bernyanyi, tapi bagaimana kita menyampaikan isi lagunya dengan benar hingga sampai ke hati para pendengar kita,” ungkapnya.
Halaman Selanjutnya
“Sebenarnya mungkin dari segi musisi, pasti pengen banget punya karya orisinal, dan saat itu memang aku bertemu dengan salah satu musisi, yaitu Manji, yang menginginkan aku untuk mempunyai karya orisinal sebagai penyanyi di dalam industri musik,” terang Chintya.