Erick Thohir Ungkap Perubahan Besar Sistem Pelatnas Indonesia Jelang Asian Games 2026

4 hours ago 2

Kamis, 10 September 2026 - 21:30 WIB

VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkap perubahan besar dalam sistem Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Indonesia menjelang keikutsertaan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Erick menyebut pemerintah kini tidak lagi melihat Pelatnas sebagai program pembinaan yang bersifat umum. Setiap program sudah diarahkan berdasarkan level kejuaraan yang menjadi tujuan, mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut disampaikan Erick saat menghadiri pelepasan kontingen Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Menurut Erick, perubahan tersebut menjadi bagian dari pembenahan tata kelola olahraga nasional. Pelatnas kini memiliki ukuran yang lebih spesifik sehingga pembinaan atlet dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan target masing-masing ajang.

“Sekarang yang namanya Pelatnas itu kita sudah punya spesifikasi. Ada yang Olimpiade, Asian Games, SEA Games,” kata Erick.

Erick bahkan menegaskan pemerintah tidak ingin lagi Pelatnas hanya menjadi wadah administratif bagi atlet dan cabang olahraga.

“Tidak ada lagi Pelatnas yang hanya sebagai payung saja,” ujarnya.

Setiap Cabor dan Atlet Punya Indeks

Salah satu perubahan yang ditekankan Erick adalah penerapan indeks bagi masing-masing cabang olahraga dan atlet. Dengan sistem tersebut, setiap cabor tidak lagi mendapatkan perlakuan yang sama tanpa melihat target maupun kebutuhan kompetisinya. Begitu pula dengan atlet yang mengikuti program pembinaan.

“Sekarang kita sudah ada indeks masing-masing cabor dan tentu para atletnya sendiri,” tutur Erick.

Konsep itu membuat pembinaan diharapkan menjadi lebih terukur. Performa atlet, kesiapan menuju kompetisi, serta kebutuhan latihan dapat disesuaikan dengan level kejuaraan yang menjadi sasaran. Artinya, persiapan untuk Olimpiade tidak diperlakukan sama dengan program menuju SEA Games. Begitu pula Pelatnas yang diproyeksikan untuk Asian Games memiliki parameter tersendiri.

Perubahan sistem tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah membangun pembinaan olahraga yang lebih terarah. Erick menyebut dukungan Presiden Prabowo Subianto menjadi bagian penting dalam proses transformasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

430 Atlet Indonesia Dikirim ke Asian Games

Pembenahan sistem Pelatnas itu berlangsung bersamaan dengan persiapan Indonesia menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen Indonesia telah difinalisasi dengan kekuatan 430 atlet dari 35 cabang olahraga.

Halaman Selanjutnya

Jumlah tersebut merupakan hasil finalisasi dari daftar awal yang berjumlah 432 atlet. Selain atlet, kontingen Indonesia juga diperkuat para ofisial dan tenaga pendukung. Namun, tidak seluruh atlet mengikuti prosesi pelepasan di Istana Negara. Sebagian sudah lebih dulu berada di lokasi pertandingan atau menjalani training camp di luar negeri.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |