Kolaborasi Lintas Sektor Ini Beri Dampak Sosial Berkelanjutan bagi Masyarakat

3 hours ago 3

Kamis, 10 September 2026 - 22:26 WIB

Jakarta, VIVA – Indonesia Endowment Ecosystem sebuah infrastruktur kolaborasi berbasis wakaf yang dirancang untuk membangun sumber pendanaan sosial jangka panjang melalui pengelolaan aset produktif. Salah satunya, program beasiswa mahasiswa yang tidak mampu dan berprestasi.

Dewan Pembina Rumah Wakaf Nur Efendi, mengatakan program beasiswa merupakan bagian dari pengembangan Endowment Fund Ecosystem berbasis wakaf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konsepnya, dana pokok wakaf tetap dipertahankan, sedangkan hasil pengelolaannya digunakan untuk berbagai program kemaslahatan, terutama pendidikan.

Menurut Nur, banyak program sosial yang memiliki tujuan baik tetapi menghadapi tantangan keberlanjutan. Karena itu, dana abadi berbasis wakaf diharapkan mampu membuat program-program tersebut memiliki dampak lebih panjang.

"Pokoknya tetap, kemudian hasilnya dimanfaatkan atau disedekahkan. Terutama untuk program-program pendidikan," katanya, Kamis, 10 September 2026.

Dalam tahap awal, terdapat lima penerima manfaat beasiswa yang diberikan secara simbolis. Masing-masing mendapatkan Rp5 juta dari hasil manfaat pengelolaan wakaf.

Kriteria penerima manfaat antara lain mahasiswa berprestasi serta mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Tak berhenti pada pemberian beasiswa, Rumah Wakaf menargetkan dana abadi berbasis wakaf yang dikelola dapat mencapai Rp10 miliar hingga Desember.

Nur mengatakan manfaat dana tersebut nantinya tidak hanya diarahkan untuk mahasiswa. Tenaga pendidik juga diproyeksikan menjadi penerima manfaat, terutama mereka yang memiliki penghasilan di bawah rata-rata.

"Kunci pendidikan itu salah satunya adalah tenaga pendidik. Maka kita berharap tenaga pendidik ini menjadi salah satu beneficiaries dari dana wakaf abadi ini," ujarnya.

Dana manfaat wakaf juga berpeluang digunakan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Menurut Nur, ekosistem tersebut telah terlibat dalam respons kebencanaan di sejumlah daerah. Bantuan darurat diprioritaskan untuk kebutuhan penyelamatan, pangan, air, dan kebutuhan dasar lainnya.

Sementara untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, hasil manfaat wakaf dapat diarahkan untuk pembangunan kembali fasilitas yang rusak, seperti sekolah maupun jembatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau hasil asesmen menunjukkan sekolah menjadi kebutuhan prioritas, kita bisa bangun sekolah dari dana manfaat abadi wakaf. Kalau beasiswa dibutuhkan, kita kasih beasiswa," ujarnya.

Untuk pengembangan ekosistem saat ini, Rumah Wakaf memprioritaskan wakaf dalam bentuk uang.

Halaman Selanjutnya

Nur menjelaskan, wakaf berupa tanah atau bangunan tetap memungkinkan untuk dikelola. Namun, optimalisasinya membutuhkan sumber daya dan waktu yang lebih besar.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |