Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) dengan Habib Rizieq Shihab (HRS) menggelar Halalbihalal di HRS Center, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada 2 April 2022. Pertemuan ini juga membicarakan toleransi, demokrasi dan kebangsaan.
Dalam acara yang turut disaksikan para habib dan ulama itu, keduanya bertukar pikiran bagaimana membangun demokrasi yang tetap dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesa (NKRI).
“Habib Rizieq Shihab mengakui ada perbedaan tertentu dengan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi), namun tetap mempunyai komitmen membangun demokrasi kebangsaan,” ungkap Wamenaker Noel setelah halalbihalal.
Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan
Noel disambut oleh disambut Laskar Persaudaraan Islam (LPI), masuk ke HRS Center, yang telah dipenuhi ratusan jamaah laki-laki dan perempuan. Noel duduk bersebelahan langsung dengan Habib Rizieg.
“Saya menangkap nuansa penuh persaudaraan. Semangat Idul Fitri yang membawa kedamaian dan kerukunan sangat terasa. Jika iklim seperti in bisa kita suburkan, Indonesia akan rukun sehingga konsentrasi dalam pembangunan,” katanya.
Mengenai perbedaan visi dengan Presiden Jokowi, Noel menjelaskan, Habib Rizieq Shihab, tidak menganggapnya sebagai persoalan pribadi. Kendati dalam visi politik, tetapi tidak menjadi masalah pribadi.
“Habib Rizieg tidak baper (bawa perasaan), tetapi berpolitik secara rasional rasional, dengan wawasan kebangsaan yang tidak perlu diragukan,” tuturnya.
Noel mengatakan, Habib Rizieg tentu tahu dirinya adalah pendukung Jokowi. Namun tetap menerima dirinya. “Itulah indah kedewasaan dalam berpolitik.”
Habib Rizieg dan Immanuel sepakat bahu-membahu membangun toleransi beragama, menjembatani perbedaan.
Kehidupan demokrasi dalam pemerintahan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka, menurut kedua tokoh sudah baik, di mana individu dan organisasi bisa menyalurkan aspirasi sesuai koridor yang ada.
“Kami sepakat, kehidupan demokrasi kita memang harus kita bangun bersama. Maka aspirasi yang sifat membangun, seyogyanya disalurkan secara benar,” ujar Noel.
Halaman Selanjutnya
“Habib Rizieg tidak baper (bawa perasaan), tetapi berpolitik secara rasional rasional, dengan wawasan kebangsaan yang tidak perlu diragukan,” tuturnya.