Sumatera Utara, VIVA – PT Hutama Karya mengoperasikan 5 ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025. Kelima ruas tol itu dibuka gratis bagi pemudik yang akan kembali dari kampung halamannya.
Lima ruas tol JTTS yang dibuka secara gratis atau tanpa tarif pada periode arus balik ini yaitu Tol Betung - Tempino - Jambi (Betajam) Seksi 3 (Bayung Lencir - Tempino) dan Tol Binjai - Langsa (Binsa) Seksi Tanjung Pura - Pangkalan Brandan.
Kemudian, Tol Pekanbaru - Padang Seksi Padang - Sicincin (Pacin) (35,90 km), Tol Sigli - Banda Aceh (Sibanceh) Seksi Padang Tiji - Seulimeum (23,95 km), dan Tol Palembang - Betung (Paltung) Seksi 2 GT Rengas/Musi Landas – Pangkalan Balai (30,67 km).
Hutama Karya dalam pengerjaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).(istimewa/VIVA)
Photo :
- VIVA.co.id/B.S. Putra (Medan)
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menjelaskan, pembukaan ruas fungsional ini akan berlangsung setiap hari hingga 10 April 2025 pada pukul 08.00-17.00 WIB untuk Tol Pacin dan Sibanceh Seksi 1. Sedangkan, untuk Tol Paltung Seksi 2 dioperasikan pada pukul 07.00 WIB -16.00 WIB.
"Kebijakan pengoperasian tanpa tarif dan pembukaan ruas fungsional ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi para pengguna jalan selama arus balik Lebaran 2025," kata Adjib, Kamis 3 April 2025.
Adjib mengungkapkan khusus arus balik, skema one way diterapkan pada Tol Palembang - Betung dari arah Jambi menuju Palembang. Ketiga ruas fungsional tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I (non-bus) seperti mobil pribadi dan kendaraan kecil lainnya.
"Kendaraan berat seperti truk, bus, dan kendaraan non-Golongan I belum diperbolehkan melintas,” ucap Adjib.
Ruas fungsional JTTS mendapat respons positif dari pengguna jalan sejak dibuka selama arus mudik Lebaran pada 24-31 Maret 2025, dengan total trafik mencapai 63.619 kendaraan. Diantara ketiga ruas fungsional yang beroperasi, ruas Padang - Sicincin tercatat sebagai yang paling diminati dengan dilalui 33.794 kendaraan.
Dari sisi waktu, trafik tertinggi terjadi pada H-3 Lebaran (28 Maret 2025), dengan total 9.783 kendaraan dan pada Hari H Lebaran (31 Maret 2025) dengan total 9.997 kendaraan.
"Selain pengoperasian ruas tol fungsional, Hutama Karya juga masih memberikan potongan tarif tol sebesar 20% pada ruas-ruas utama JTTS selama periode arus balik Lebaran 2025," jelas Adjib.
Potongan tarif tol ini berlaku untuk semua golongan kendaraan dengan perjalanan jarak terjauh dan diberlakukan dalam dua periode, yaitu pada 3 April 2025 pukul 07.00 WIB hingga 5 April 2025 pukul 07.00 WIB serta 8 April 2025 pukul 07.00 WIB hingga 10 April 2025 pukul 07.00 WIB.
Potongan tarif ini berlaku pada Ruas Tol Terbanggi Besar - Kayu Agung (Terpeka), Ruas Tol Indralaya - Prabumulih (Indraprabu), Ruas Tol Pekanbaru - Dumai (Permai), Ruas Tol Indrapura - Kisaran (Inkis), dan Ruas Tol Kuala Tanjung - Tebing Tinggi - Parapat (Kutepat).
“Pemberlakuan kebijakan potongan tarif ditambah dengan Work From Anywhere (WFA) terbukti efektif dalam mengurai kemacetan dan menyebarkan volume kendaraan secara merata. Dapat dilihat dari peningkatan signifikan pada periode tersebut, serta perubahan tren perjalanan mudik yang lebih tersebar sehingga arus kendaraan lebih terdistribusi dan tidak terlalu menumpuk pada periode H-10 hingga H-1,” tutur Adjib.
Adjib mewakili Hutama Karya mengimbau pemudik untuk memastikan kesiapan perjalanan, membawa kartu uang elektronik, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas agar perjalanan arus balik berjalan aman dan nyaman.
Halaman Selanjutnya
Dari sisi waktu, trafik tertinggi terjadi pada H-3 Lebaran (28 Maret 2025), dengan total 9.783 kendaraan dan pada Hari H Lebaran (31 Maret 2025) dengan total 9.997 kendaraan.