VIVA – Timnas Indonesia U-19 menutup perjalanan mereka di Piala AFF U-19 2026 dengan raihan posisi ketiga. Namun di balik hasil tersebut, pelatih Nova Arianto justru mengirim pesan penting kepada PSSI terkait masa depan Garuda Muda.
Indonesia memastikan finis di peringkat ketiga setelah menundukkan Kamboja dengan skor tipis 1-0 pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu, 13 Juni 2026
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gol semata wayang kemenangan dicetak Muhammad Al Gazani Dwi Sugandi. Gol itu lahir dari skema bola mati ketika Isfandyar Abdillah mengirim umpan sepak pojok yang berhasil disambut Al Gazani untuk menjebol gawang lawan.
Setelah unggul, Garuda Muda tampil disiplin menjaga keunggulan. Kamboja sempat mencoba meningkatkan intensitas serangan, tetapi pertahanan Indonesia tampil solid hingga peluit panjang dibunyikan.
Pemain Timnas Indonesia U-19, Evandra Florasta (atas), Arkhan Kaka dan Welber Jardim (kanan)
Photo :
- ANTARA/Yudi Manar
Meski sukses mengakhiri turnamen dengan kemenangan, Nova Arianto menegaskan bahwa hasil tersebut belum cukup membuatnya puas. Menurutnya, tim masih memiliki banyak pekerjaan rumah sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di level Asia.
Pelatih berusia 46 tahun itu menyebut Piala AFF U-19 2026 sejatinya menjadi ajang evaluasi untuk melihat perkembangan pemain menjelang agenda penting berikutnya.
“Masih banyak yang harus kita benahi. Semoga hasil ini bisa kita bawa ke depan untuk mengikuti kualifikasi Asia di Laos,” ujar Nova Arianto.
Nova menilai ada sejumlah aspek yang masih perlu ditingkatkan, terutama kekompakan permainan dan kondisi fisik para pemain. Mantan asisten Shin Tae-yong tersebut menilai peningkatan kualitas tim tidak bisa hanya dilakukan melalui latihan, tetapi juga lewat pengalaman menghadapi lawan dari berbagai negara.
Karena itu, Nova memiliki permintaan khusus kepada PSSI. Ia berharap federasi dapat menambah agenda uji coba internasional bagi Timnas Indonesia U-19 sebelum tampil di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, semakin sering para pemain tampil dalam pertandingan internasional, semakin cepat pula proses pembentukan chemistry dan kematangan permainan tim.
“Dengan lebih banyak uji coba, kerja sama antarpemain akan semakin padu dan mereka akan semakin matang. Semoga PSSI bisa mempertimbangkan hal ini,” katanya.
Halaman Selanjutnya
Permintaan Nova bukan tanpa alasan. Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi tantangan berat pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Laos pada akhir Agustus hingga awal September 2026.

1 day ago
3














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)