VIVA – Cuaca Jakarta hari ini sedang tidak sehat. Sejumlah kawasan tampak berkabut, sementara suhu udara mencapai 34 derajat Celsius. Di tengah kondisi tersebut, kualitas udara juga menunjukkan angka yang perlu diperhatikan.
Berdasarkan pemantauan hari ini, Jumat, 11 September 2026 per pukul 11.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (IKU) berada di angka 175, yang masuk kategori tidak sehat. Salah satu polutan yang menjadi perhatian adalah PM2.5 dengan angka mencapai 175,7 di kawasan Menteng Atas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bagi Anda yang tetap beraktivitas di luar rumah, kondisi seperti ini sebaiknya tidak dianggap sepele. Paparan PM2.5 dalam jumlah tinggi bisa membuat tubuh lebih cepat merasa tidak nyaman, terutama pada sistem pernapasan.
Apa yang terjadi pada tubuh saat menghirup PM2.5?
Melansir dari situs WHO, PM2.5 merupakan partikel polusi berukuran sangat kecil yang bisa ikut terhirup ketika Anda bernapas. Saat udara sedang buruk, jumlah partikel yang masuk ke tubuh juga dapat meningkat, terutama jika Anda menghabiskan banyak waktu di luar ruangan.
Tidak selalu langsung menimbulkan keluhan berat, tetapi beberapa orang bisa mulai merasakan tanda-tanda sederhana seperti tenggorokan tidak nyaman, batuk, hidung terasa mengganjal atau napas menjadi kurang lega.
Berikut sejumlah dampak yang perlu Anda waspadai.
1. Tenggorokan terasa tidak nyaman
Salah satu keluhan yang mungkin muncul setelah terpapar udara dengan banyak partikel adalah tenggorokan terasa kering, gatal atau mengganjal. Anda mungkin juga lebih sering batuk sebagai respons tubuh terhadap sesuatu yang masuk ke saluran pernapasan.
2. Napas terasa lebih berat
Ketika udara tercemar, bernapas di luar ruangan dalam waktu lama dapat membuat sebagian orang merasa napasnya kurang nyaman. Aktivitas fisik seperti berjalan jauh, berlari atau berolahraga juga bisa membuat keluhan semakin terasa. Jika Anda mulai merasa sesak atau napas menjadi tidak biasa, sebaiknya kurangi aktivitas dan cari tempat dengan kualitas udara yang lebih baik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Mata dan hidung bisa ikut terganggu
Polusi udara tidak hanya dirasakan di paru paru. Mata bisa terasa perih, berair atau tidak nyaman. Hidung juga dapat terasa gatal dan tersumbat. Keluhan seperti ini mungkin lebih terasa ketika Anda berada di luar ruangan cukup lama, terutama di kawasan dengan lalu lintas kendaraan yang padat.
Halaman Selanjutnya
4. Asma bisa lebih mudah kambuh

3 hours ago
1











