Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar, Begini Strategi Mandiri Taspen

51 minutes ago 1

Selasa, 15 September 2026 - 14:41 WIB

Jakarta, VIVA – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menjalin kerja sama dengan Perumda Pasar Kota Kupang, untuk mendorong digitalisasi pembayaran retribusi dan transaksi pedagang di pasar-pasar Kota Kupang agar lebih mudah, aman, transparan, dan efisien.

Kerja sama tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang pada Selasa, 15 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui kerja sama ini, Bank Mandiri Taspen akan menyediakan layanan perbankan digital untuk mendukung pengelolaan transaksi Perumda Pasar Kota Kupang, salah satunya melalui Mantap Cash Management (MCM).

Gedung Bank Mandiri Taspen

Perumda Pasar Kota Kupang juga akan memanfaatkan Virtual Account (VA) dan QRIS untuk pembayaran iuran, jasa pelayanan, serta kewajiban pembayaran lainnya dari penyewa lahan, pedagang, pelapak, dan pengguna jasa pasar.

Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen, Rizky Olyvia Nasution berharap, digitalisasi tersebut dapat meningkatkan kemudahan transaksi bagi pedagang, sekaligus mendukung tata kelola pasar yang lebih efektif dan transparan.

“Penandatanganan kerja sama ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata dalam membangun ekosistem pasar yang lebih modern, transparan, mudah, dan inklusif melalui pemanfaatan layanan digital," kata Rizky dalam keterangannya, Selasa, 15 September 2026.

"Kami berharap pembayaran retribusi dapat dilakukan secara mudah, cepat, aman, dan tercatat, sehingga memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, pengelola pasar, dan tentunya para pedagang,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Ke depan, sambung Rizky, kerja sama tersebut berpeluang dikembangkan melalui pemanfaatan QRIS, pembukaan rekening secara online, serta layanan perbankan lainnya untuk mendukung aktivitas usaha dan meningkatkan inklusi keuangan pedagang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Direktur Perumda Pasar Kota Kupang, Ganda Raymond Tadjo Tallo menegaskan, kolaborasi ini merupakan jawaban atas tantangan zaman. Dengan peralihan dari sistem manual ke digital, para pelaku usaha di pasar dapat lebih mudah bertransaksi, praktis dan aman.

“Manajemen Perumda Pasar Kota Kupang juga diuntungkan secara masif karena proses monitoring pendapatan dan arus kas kini dapat dipantau secara real-time dan jauh lebih cepat,” ujar Ganda.

Halaman Selanjutnya

Melalui sinergi ini, kedua belah pihak optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital, meningkatkan daya saing pedagang lokal, sekaligus memperluas inklusi keuangan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |