Bali, VIVA– Mengendarai motor berkapasitas besar sering kali identik dengan suara mesin yang garang, bodi besar, dan rombongan yang memenuhi jalan. Namun, hal itu bukan berarti pengguna Harley-Davidson bisa seenaknya memperlakukan jalan raya seperti milik sendiri.
Hal tersebut justru dibuktikan oleh 94 bikers yang mengikuti touring Revival Vol. 3 yang digelar Harley Owners Group (HOG) Indomobil Chapter Jakarta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Touring yang berlangsung pada 8-13 September 2026 itu mengambil rute Jakarta-Yogyakarta-Malang-Banyuwangi-Bali. Menariknya, perjalanan panjang tersebut dilakukan tanpa pengawalan patwal.
Meski begitu, seluruh peserta berhasil tiba di Bali dalam kondisi zero incident. Bagi komunitas, hasil tersebut bukan sekadar catatan perjalanan, tetapi juga menjadi pembuktian bahwa rombongan motor gede tetap bisa berkendara dengan tertib.
Direktur HOG Indomobil Chapter Jakarta, Abraham Busro, mengatakan perjalanan tanpa patwal justru memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat anggota komunitas harus semakin sadar bahwa keselamatan tidak bisa bergantung pada pengawalan. Setiap pengendara tetap memiliki tanggung jawab untuk mematuhi aturan lalu lintas.
“Kami belajar bagaimana cara sopan santun. Saat lampu merah kami berhenti. Tidak ada kesulitan sama sekali. Justru kami belajar safety riding,” ujar Abraham dalam keterangannya, Selasa 15 September 2026.
Pernyataan tersebut menjadi menarik karena pengguna motor gede kerap mendapat stigma sebagai kelompok yang identik dengan konvoi besar dan dianggap ingin mendapatkan prioritas di jalan.
HOG Indomobil Chapter Jakarta justru mencoba menunjukkan hal berbeda. Bagi mereka, ukuran motor bukan alasan untuk mendapatkan perlakuan khusus dari pengguna jalan lainnya.
“Yang punya jalan bukan kami sendiri. Motor kecil pun berhak untuk memakai jalan. Jadi dengan cara-cara sopan santun, kami berharap tidak ada kesan arogan,” tegas Abraham.
Prinsip tersebut diterapkan sepanjang perjalanan menuju Bali. Peserta tetap memperhatikan lampu lalu lintas, menjaga jarak, serta memperhitungkan kondisi kendaraan lain ketika melakukan manuver maupun mendahului.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Artinya, Harley-Davidson yang berkapasitas mesin besar tetap harus berbagi ruang dengan sepeda motor kecil, mobil pribadi, bus, hingga kendaraan berat.
Bahkan, tidak adanya patwal membuat peserta semakin dituntut untuk mampu mengatur perjalanan secara mandiri. Mereka harus memahami situasi lalu lintas dan mengambil keputusan tanpa mengandalkan petugas untuk membuka jalan.
Halaman Selanjutnya
Tantangan perjalanan juga tidak hanya datang dari kondisi lalu lintas. Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan Revival Vol. 3.

1 hour ago
1













