Jakarta, VIVA – Sebuah maskapai penerbangan asal Tiongkok, JuneYao Airlines, kini merambah industri otomotif dengan menghadirkan mobil listrik bernama JY Air.
Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan di Thailand pada Desember lalu dan kembali mencuri perhatian dalam ajang Bangkok Motor Show. Uniknya, desain mobil ini diklaim terinspirasi dari pengalaman penerbangan jarak jauh.
Dikutip VIVA Otomotif dari Paultan, Sabtu 5 April 2025, beberapa elemen pada JY Air disebut menyerupai bagian pesawat. Lampu depan berbentuk C dengan 240 LED disebut mirip lampu ujung sayap pesawat, sementara garis atap yang mengalir diibaratkan seperti cakrawala malam saat terbang.
Mobil listrik JY Air EV buatan maskapai JuneYao Airlines
Masuk ke dalam kabin, nuansa minimalis sangat terasa, dengan desain interior yang sekilas mirip Xpeng G6. Terdapat kemudi dua palang, konsol tengah tinggi dengan tempat penyimpanan ponsel ganda (salah satunya mendukung pengisian daya nirkabel 50 watt), serta cupholder yang tertata rapi.
Sistem infotainment dilengkapi layar sentuh 15,6 inci yang dapat diputar dalam 15 posisi dan menggunakan sistem operasi Crystal OS serta chip Qualcomm Snapdragon 8155.
Mobil listrik JY Air EV buatan maskapai JuneYao Airlines
Lebih dari 75% interiornya menggunakan material lembut, termasuk jok berlapis kulit sintetis. Panoramic glass roofberukuran dua meter persegi menambah kesan lapang dalam kabin, yang sudah cukup luas berkat jarak sumbu roda 2.800 mm.
JY Air hadir dalam dua varian, yakni Standard dan Plus. Varian Standard memiliki motor listrik 204 daya kuda dan torsi 250 Nm, memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,9 detik dengan kecepatan maksimal 170 km/jam. Ditenagai baterai 51 kWh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 430 km dalam uji siklus NEDC.
Varian Plus menawarkan tenaga lebih besar, yakni 216 dk, serta baterai 64 kWh yang meningkatkan jangkauan hingga 520 km. Pengisian daya cepat DC pada varian ini bisa mencapai 138 kW, memungkinkan pengisian daya 30-80% dalam 20 menit.
Fitur keselamatan pada kedua model mencakup pengereman darurat otomatis, cruise control adaptif, asisten jalur, serta pembatas kecepatan, dengan tambahan fitur keselamatan lebih lengkap pada varian Plus.
JY Air bersaing dengan sedan listrik entry-level seperti GAC Aion ES. Harga untuk varian Standard dimulai dari 759.000 baht (sekitar Rp330 juta), sedangkan varian Plus dibanderol 869.000 baht (sekitar Rp377 juta).
Halaman Selanjutnya
Lebih dari 75% interiornya menggunakan material lembut, termasuk jok berlapis kulit sintetis. Panoramic glass roofberukuran dua meter persegi menambah kesan lapang dalam kabin, yang sudah cukup luas berkat jarak sumbu roda 2.800 mm.