Jakarta, VIVA – Kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah sejak 24 Maret 2025 dinilai berhasil mengurai kepadatan pemudik melalui stasiun/terminal, pelabuhan maupun bandara.
Dengan begitu, pergerakan penumpang lebih merata dan tidak terpusat pada tanggal-tanggal tertentu. Mudik bukan sekadar perjalanan, tapi juga tradisi yang mempererat ikatan kekeluargaan dan persaudaraan.
Holding PT Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo mendirikan posko tidak hanya fokus pada arus mudik yang berlangsung pada 26-29 Maret, namun juga arus balik pada 5-8 April 2025.
“Kehadiran posko ini tidak hanya sebagai bentuk pelayanan bagi pemudik, tapi juga komitmen kami dalam mendukung Asta Cita, khususnya poin kedelapan, yakni memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya,” kata Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa.
Di dalam posko tersebut terdapat berbagai fasilitas, mulai dari layanan cek kesehatan dan pembagian obat gratis, area istirahat yang nyaman, hingga penyediaan tempat ibadah dan ruang penyegaran bagi para pemudik.
Adapun sejumlah posko di beberapa titik perjalanan penting, antara lain Pelabuhan Batam, PTPN IV bersinergi dengan Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan Perum Perhutani. Lalu, Stasiun Pasar Senen, PTPN IV berkolaborasi dengan Kereta Api Indonesia (KAI) dan Mind Id.
Posko lainnya juga hadir di Bandara Kualanamu Medan PTPN IV bersama Angkasa Pura Indonesia dan Inalum, serta Rest Area Tol Pekanbaru-Dumai KM 45 dan KM 82 PTPN IV bersama Hutama Karya dan Semen Indonesia.
Menko Pratikno Sebut Program WFA Cegah Lonjakan Pemudik Lebaran 2025
Work From Anywhere itu punya implikasi yang cukup signifikan.
VIVA.co.id
29 Maret 2025