Dukung Modernisasi Pertanian, GSN Salurkan 200 'Paddy Reaper' ke Petani Wonogiri dan Ponorogo

3 hours ago 1

Jumat, 28 Februari 2025 - 22:18 WIB

Wonogiri, VIVA – Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) telah menyerahkan 200 unit paddy reaper (mesin pemanen padi) kepada 8.000 petani beserta keluarganya di dua daerah, yakni Wonogiri, Jawa Tengah, dan Ponorogo, Jawa Timur.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif modernisasi alat pertanian guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani. Selain itu, langkah ini merupakan salah satu langkah nyata GSN yang juga akan diamplifikasikan di daerah-daerah lain, dalam rangka menyukseskan program-program Asta-Cita pemerintahan Praboro-Gibran.

Sekretaris Jenderal GSN, Bobby Gafur Umar mewakili Ketua Umum GSN Rosan Roeslani, mengatakan bantuan ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan profitabilitas sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Ini adalah salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat dalam rangka modernisasi pertanian. Hal ini tentu sangat bermanfaat, karena selain akan menghemat waktu dan tenaga dalam proses panen, juga mampu mengurangi kehilangan hasil panen, menekan biaya produksi dan meningkatkan produktivitas, serta menghasilkan panen yang lebih berkualitas," kata Bobby Gafur Umar, dalam acara Panen Raya di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat, 28 Februari 2025.

Bobby juga menyampaikan pemberian bantuan ini merupakan bentuk sangat nyata dari kebersamaan, kesetiakawanan serta solidaritas masyarakat Indonesia. 

"Antusiasme masyarakat Indonesia dalam membantu sesama menjadi modal sosial yang sangat luar biasa untuk terus meningkatkan solidaritas kemanusiaan. Tidak hanya dari segi jumlah donasi dan banyaknya relawan yang terlibat, tapi juga tentang dampak jangka panjang yang dihasilkan. Tidak hanya bantuan yang sifatnya hit and run (sekali datang dan langsung pergi), tapi juga bantuan yang memberikan dampak panjang berkelanjutan," kata Bobby Gafur Umar, seraya menambahkan bahwa kebersamaan dan solidaritas masyarakat tersebut menjadi komponen sangat penting untuk membantu pencapaian pertumbuhan ekonomi 8 persen seperti yang ditargetkan Presiden Prabowo.

“Solidaritas sosial yang kuat menjadi modal besar untuk pembangunan nasional, tidak hanya dalam bentuk donasi atau jumlah relawan, tetapi juga dalam dampak jangka panjang yang dihasilkan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa sinergi semacam ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen seperti yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

Gandeng HM Sampoerna

Bobby mengatakan, dari 200 unit mesin yang disalurkan, 120 unit diperuntukkan bagi petani di Wonogiri dan 80 unit untuk petani di Ponorogo. Penyerahan mesin pemanen padi ini merupakan kerja sama GSN, PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) dan Yayasan STAPA Center.

Menurut Bobby, mesin ini mampu menggarap lahan hingga 1.000 hektar, menghemat waktu, tenaga, serta menekan biaya produksi. "Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh ribuan petani penerima langsung, tetapi juga oleh sekitar 8.000 anggota keluarga mereka," jelas Bobby.

Bobby menambahkan, para petani nantinya akan diberi pelatihan agar mampu merawat dan mengelola mesin dengan baik. "Kami ingin memastikan mesin ini dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani dalam jangka panjang," ujarnya.

Direktur Sampoerna, Elvira Lianita menekankan pentingnya peran petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia berharap mesin pemanen padi dan pelatihan yang diberikan dapat mendukung pemanfaatan teknologi tepat guna di bidang pertanian. 

"Program ini adalah bagian dari komitmen Payung Program Keberlanjutan ‘Sampoerna untuk Indonesia’ dalam mendukung penguatan dan ketahanan pangan nasional. Melalui teknologi tepat guna, program ini diharapkan dapat membantu petani mencapai efisiensi dan keuntungan optimal dari aktivitas panen. Selain itu, program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan swasembada pangan dengan memberdayakan petani sebagai pilar utama ekosistem pertanian Indonesia," ujar Elvira. 

"Kami berharap inisiatif ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para petani, sehingga dapat turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat kemandirian pangan Indonesia," pungkas Elvira.

Sementara Direktur Yayasan STAPA Center Agus Rahmatullah menambahkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi petani. "Kami berterima kasih atas dukungan dan komitmen yang diberikan oleh GSN dan Sampoerna terhadap ketahanan pangan di Indonesia," ungkapnya. 
 

Halaman Selanjutnya

Bobby mengatakan, dari 200 unit mesin yang disalurkan, 120 unit diperuntukkan bagi petani di Wonogiri dan 80 unit untuk petani di Ponorogo. Penyerahan mesin pemanen padi ini merupakan kerja sama GSN, PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) dan Yayasan STAPA Center.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |