Kades di Deliserdang Hilang Misterius, Motor dan Barang Korban Ditemukan di Jembatan

6 hours ago 1

Jumat, 28 Februari 2025 - 18:57 WIB

Deliserdang, VIVA – Seorang Kepala Desa (Kades) Liang Pematang, Kecamatan STM Hulu, Kecamatan Deliserdang, Sumatera Utara, bernama Bahagia Tarigan (54) dilaporkan hilang misterius di sebuah jurang jembatan. 

Lokasi Bahagia Tarigan hilang misterius, di kawasan jembatan Lau Luhung, di Desa Durian Tinggung Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa, 25 Februari 2025. Namun hingga saat ini, kades itu belum ditemukan.

"Kades Liang Pematang atas nama Bahagia Tarigan diketahui hilang sampai dengan saat ini belum ditemukan," kata Kapolresta Deliserdang, Kombes Polisi Raphael Sandhy Cahya Priambodo, saat dikonfirmasi VIVA, Jumat, 28 Februari 2025.

Tim gabungan saat apel proses pencarian dan evakuasi Kades Liang Pematang, Bahagia Tarigan.

Photo :

  • Dok. Polresta Deliserdang

Berdasarkan data dihimpun, Bahagia Tarigan berangkat dari rumahnya di Desa Liang Pematang dengan mengenakan pakaian seragam kades dan mengendarai sepeda motor dinas kades, jenis Vario warna putih dengan nomor polisi BK 3948 M.

Bahagia Tarigan diketahui tidak pulang pada hari itu, pukul 20.00 WIB. Setelah itu, keluarganya menghubungi Camat Tiga Juhar, Antonius Tarigan, menanyakan keberadaan kades tersebut. 

Selanjutnya, Camat Tiga Juhar menghubungi kepala desa lain, untuk mencari keberadaan Bahagia Tarigan. Kemudian, ditemukan kades itu berada di Jembatan Titi Kabel, Lau Luhung, di Desa Durian Tinggung Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, sekitar pukul 22.45 WIB.

Lalu kades lain mengajak Bahagia Tarigan pulang ke rumah beriringan dengan sepeda motor korban. Tiba-tiba, Bahagia yang berada di belakang tidak ada. Kemudian, sesama rekan kades kembali ke lokasi tersebut, sudah tidak ditemukan lagi. 

Di lokasi itu, sepeda motor Bahagia Tarigan ditemukan lengkap bersama dengan kuncinya. Selain itu, di sepeda motor terletak sebuah tas milik kades Liang Pematang berisikan surat-surat dan dompet serta satu botol kecil racun rumput Gramacson masih tersegel tutupnya.

Raphael mengungkapkan, untuk proses pencarian Bahagia Tarigan, TNI/Polri bekerja sama dengan BPBD Deliserdang dan Basarnas Medan. 

"Membagi kekuatan menjadi 2 tim dengan sasaran aliran Sungai Luhung atau Titi Kabel," ujarnya.

Sedangkan hambatan dalam proses pencarian dan evakuasi kades itu, cuaca di kawasan STM Hulu, tidak menentu. Setiap sore hujan air Sungai Luhung meluap membesar, sehingga menyulitkan tim untuk melakukan penyisiran. "Medan (lokasi pencarian dan evakuasi) aliran air yang dilalui ekstrem," ujar Raphael.

Halaman Selanjutnya

Lalu kades lain mengajak Bahagia Tarigan pulang ke rumah beriringan dengan sepeda motor korban. Tiba-tiba, Bahagia yang berada di belakang tidak ada. Kemudian, sesama rekan kades kembali ke lokasi tersebut, sudah tidak ditemukan lagi. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |