Terpopuler: Surya Paloh Sebut Infrastruktur di Bali Belum Layak, China Bakal Balas Donald Trump

4 hours ago 3

Terpopuler

Sabtu, 5 April 2025 - 06:00 WIB

Jakarta, VIVA – Pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh yang menyebut pembangunan infrastruktur dan jalan di Pulau Bali belum sesuai dan layak, banyak menarik perhatian pembaca kanal News VIVA, sepanjang Jumat, 4 April 2025. Artikel tersebut pun jadi yang terpopuler

Berita terpopuler selanjutnya adalah soal calon penerima bansos di Jakarta yang bakal diatur ulang. Salah satu syaratnya harus sudah menetap hingga teregistrasi di Jakarta selama 10 tahun. Adapun berita terpopuler ketiga, yakni Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, yang berhasil meringkus Iqbal atas dugaan sebagai pelaku pembakaran dua unit mobil di area parkir ruko, Jalan Siliwangi. Perilaku Iqbal dipicu kecemburuan lantaran pacarnya digoda orang lain.

Terpopuler keempat desakkan elemen masyarakat terhadap oknum TNI AL, pelaku pembunuhan Juwita, Jurnalis di Kalimantan Selatan, agar dihukum mati. Dan, terpopuler kelima soal negara China yang bakal membalas kebijakan tarif impor yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump.

Berikut ulasan deretan artikel terpopuler yang dirangkum dalam Round Up:

1. Soroti Jalan di Bali yang Tak Sesuai, Surya Paloh: Dari 50-60 Tahun Lalu Masih Sama

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh usai melantik pengurus DPW Partai NasDem Bali periode 2024-2029 di Kantor DPW Partai NasDem Bali

Photo :

  • VIVA.co.id/Maha Liarosh (Bali)

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menyoroti pembangunan infrastruktur dan jalan di Pulau Bali, yang belum sesuai dan layak. Menurutnya, Bali mempunyai potensi besar yang belum tergali. 

Ia menyebut, anugerah dari Sang Pencipta menjadikan Pulau Bali yang dikenal sebagai Pulau Dewata dan menjadi destinasi internasional. Ia mengaku tak heran jika destinasi tourism hampir seluruhnya ada di Bali. Baca selengkapnya di sini.

2. Calon Penerima Bansos di Jakarta Bakal Diatur, Minimal Sudah 10 Tahun Menetap

Ilustrasi pencairan dana bantuan sosial (bansos)

Warga yang daftar jadi penerima bansos (bantuan sosial) di Jakarta harus sudah menetap hingga teregistrasi di Jakarta selama 10 tahun.

Peraturan tersebut guna jaga keseimbangan sosial serta memastikan kalau bantuan yang diberi benar-benar pada mereka yang berhak. Hal tersebut diungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Budi Awaludin. "Ke depan, Jakarta akan memiliki regulasi kebijakan minimal 10 tahun menetap dan teregistrasi di wilayah Jakarta sebelum mendaftarkan diri sebagai calon penerima bantuan sosial," kata dia, Kamis, 4 April 2025. Baca selengkapnya di sini.


3. Cemburu Pacarnya Digoda, Iqbal Bakar 2 Mobil di Cianjur

Pelaku pembakaran dua mobil di ruko Jalan Siliwangi, Cianjur, Jawa Barat

Photo :

  • ANTARA/Ahmad Fikri

Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, meringkus Iqbal Gandi Siregar (21) di rumah kontrakannya, Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Kamis, atas dugaan sebagai pelaku pembakaran dua unit mobil di area parkir ruko, Jalan Siliwangi.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto di Cianjur, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengidentifikasi pelaku setelah petugas mendapat rekaman kamera pengawas atau CCTV dan keterangan saksi-saksi. "Pelaku ditangkap di rumah kontrakan, Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tanpa perlawanan," kata AKP Tono. Baca selengkapnya di sini.

4. Oknum TNI AL Pelaku Pembunuhan Juwita Jurnalis di Kalimantan Selatan Didesak Dapat Hukuman Mati

Aksi solidaritas untuk Juwita yang digelar oleh ratusan massa di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan - Foto Dok Faidur

Photo :

  • VIVA.co.id/Muhammad Faidurrahman (Kalsel)

Oknum anggota TNI Angkatan Laut berinisial J alias Jumran, pelaku pembunuhan terhadap Juwita yang merupakan seorang jurnalis muda, didesak agar mendapatkan hukuman mati.

Desakan itu datang dari ratusan massa yang berasal dari elemen jurnalis, mahasiswa, aktivis, hingga masyarakat sipil bersama Aliansi Keadilan Untuk (AKU) Juwita. Korban ditemukan tidak bernyawa di Nol Kilometer Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Baca selengkapnya di sini.

5. China Berjanji Balas Kebijakan Tarif Impor Trump, Korsel Minta Negosiasi

Presiden AS Donald Trump berlakukan tarif masuk barang impor ke AS

Photo :

  • AP Photo/Mark Schiefelbein

China pada Kamis (3/4) menyatakan penolakan keras terhadap tarif timbal balik yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump, dan berjanji akan "mengambil tindakan balasan secara tegas" untuk melindungi hak dan kepentingannya.

Sementara itu, Korea Selatan mencari jalur negosiasi dengan Amerika Serikat guna meminimalkan dampak dari kebijakan tarif tersebut. Baca selengkapnya di sini.

Halaman Selanjutnya

3. Cemburu Pacarnya Digoda, Iqbal Bakar 2 Mobil di Cianjur

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |