Jakarta, VIVA – Bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mulai hari ini, 2 April 2025, memasuki periode arus balik angkutan lLbaran 2025.
Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan, seluruh 37 bandara siap menyambut kedatangan penumpang pesawat pada arus balik.
“Setelah arus mudik yang berjalan lancar, kini InJourney Airports memasuki periode arus balik. Kami memastikan kesiapan pada setiap titik layanan baik di area keberangkatan maupun kedatangan agar seluruh proses di bandara berjalan baik,” ujar Faik dalam keterangannya Rabu, 2 April 2025.
Pada area keberangkatan penumpang pesawat, titik layanan yang menjadi fokus antara lain kelancaran akses kendaraan menuju terminal untuk mengantar penumpang.
Suasana penumpang melakukan check-in di terminal 1 bandara soetta, tangerang pada periode angkutan lebaran 2025
Photo :
- VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)
“Lalu lintas kendaraan di dalam bandara termasuk akses menuju terminal sangat penting. Kami telah melakukan peningkatan fasilitas di sejumlah bandara untuk ini, seperti di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang sudah dilakukan penambahan lajur jalan dan penambahan akses menuju gedung parkir, lalu penataan ulang infrastruktur toll gate dan pelebaran akses jalan di jalur toll gate untuk keluar-masuk bandara,” terangnya.
Fokus lainnya pada area keberangkatan adalah memastikan kelancaran proses check in. Seluruh infrastruktur dan fasilitas bandara untuk mendukung check in dipastikan siap, antara lain sistem informasi, mesin self check in dan mesin self baggage drop.
Adapun pada area kedatangan, InJourney Airports bersama stakeholder lainnya seperti maskapai merencanakan dengan baik alur kedatangan mulai dari lokasi penempatan pesawat hingga penumpang meninggalkan bandara untuk menuju tempat tinggal.
Menurutnya, perencanaan lokasi penempatan pesawat sangat penting untuk mendukung penanganan bagasi penumpang pesawat.
Suasana penumpang di Bandara Soetta, pada periode angkutan Lebaran 2025.
Photo :
- VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)
“Penanganan bagasi menjadi titik penting pada arus balik. InJourney Airports sebagai operator bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak ground handling untuk memastikan penanganan bagasi harus sesuai standar pelayanan termasuk terkait standar waktu pengantaran dari pesawat hingga ke baggage claim area di terminal untuk bagasi itu diambil penumpang pesawat,” katanya.
Di samping itu, InJourney Airports berkoordinasi dengan operator transportasi darat mulai dari taksi, taksi online, bus, shuttle dan kereta agar ketersediaan armada mencukupi untuk mengantarkan penumpang pesawat kembali ke kediaman masing-masing.
“Di Bandara Soekarno-Hatta dilakukan peningkatan layanan moda transportasi darat, antara lain penyediaan dan penempatan QR code di beberapa titik terminal penumpang untuk pemesanan tiket bus Damri, serta penambahan informasi jadwal kereta bandara di terminal,” jelasnya.
Pada arus balik ini, seluruh bandara InJourney Airports juga fokus dalam memastikan kebersihan tetap terjaga termasuk di fasilitas publik seperti toilet dan tempat beribadah.
Halaman Selanjutnya
Menurutnya, perencanaan lokasi penempatan pesawat sangat penting untuk mendukung penanganan bagasi penumpang pesawat.